Minggu, 29 Januari 2012

Rezim SBY-Boediono Sudah GAGAL: Kegagalan Rezim SBY-Boediono Dalam Mengemban Amanah Reformasi 98

Multikrisis yang melanda Indonesia saat ini berakar dari lemahnya leadership pemerintahan Saat ini. Sebagian besar masyarakat menilai sudah waktunya terjadi perubahan besar di segala lini. Hal ini diperlukan agar rakyat bisa memperoleh hak-hak dasar dan kehidupan yang layak. Untuk itu perubahan kolektif secara benar merupakan angan-angan rakyat Indonesia saat ini.
Keniscayaan itu semakin mendesak mengingat rezim SBY-Boediono tidak mampu menjalankan dan mengemban  amanah reformasi 98 mengenai hak-hak rakyat. Pemerintahan SBY-Boedino tidak mampu memimpin bangsa ini sesuai apa amanah Reformasi 98 saat itu. Alih-alih menjalankan dan mengemban amanah reformasi, pemerintahan saat ini malah memanfaatkan kekuasaannya untuk kepentingan yang bukan untuk kepentingan rakyat.
Dengan ini kami HMI-MPO UIN SUNAN KALI JAGA mengajak seluruh elemen bangsa  bersama-sama bergerak mewujudkan perubahan positif di Indonesia dengan melakukan aksi pada tanggal 21 Mei 2011 (13 tahun reformasi) untuk menyuarakan suara hati nurani rakyat. Jika memang suara kita tidak didendar karena tulinya hati nurani pemerintahan, maka saatnya kita mencari alternatif bersama-sama demi mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.
Berikut adalah beberapa Amanah reformasi yang belum terlaksana
Penegakan HAM.
Setelah reformasi berjalan 13 tahun dari hari ini ternyata permasalahan HAM dan dan tindakan tegas yang dilakukan belum terlaksana mulai dari penembakan mahasiswa Tri Sakti, penculikan para aktivis, kerusuhan Mei, dan beberapa kasus lain yang sekarang belum bisa diselesaikan
Supremasi hukum

Terakhir , saatnya memproyeksikan kehidupan berbangsa dan bernegara bersama-sama antara pemerintah, rakyat dan elemen-elemen bangsa lainnya. yakin usaha sampai